Allah Ada Tanpa Tempat
Download E-Book: Penjelasan Allah Ada Tanpa Tempat. Judul asli: “Ghâyah al-Bayân Fî Tanzîh Allâh ‘An al-Jihah Wa al-Makân”. Disusun oleh: Bagian Penelitian Jam’iyyah al-Masyari’ al-Khariyyah al-Islamiyah.

Download E-Book: Penjelasan Allah Ada Tanpa Tempat

Allah Ada Tanpa Tempat

Download E-Book: Penjelasan Allah Ada Tanpa Tempat . Judul asli: “Ghâyah al-Bayân Fî Tanzîh Allâh ‘An al-Jihah Wa al-Makân”. Disusun oleh: Bagian Penelitian Jam’iyyah al-Masyari’ al-Khariyyah al-Islamiyah. Terjemah oleh: Abu Fateh, MA.. Penjelasan Lengkap Allah Ada Tanpa Tempat Dalam Berbagai Karya Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Lintas Masa Dan Generasi.

Prolog

Sesungguhnya ilmu mengenal Allah dan mengenal sifat-sifat-Nya adalah ilmu paling agung dan paling utama, serta paling wajib untuk didahulukan mempelajarinya atas seluruh ilmu lainnya, karena pengetahuan terhadap ilmu ini merupakan pondasi bagi keselamatan dan kebahagiaan hakiki, yang oleh karena itu ilmu Tauhid ini dikenal juga dengan nama Ilmu Ushul (pondasi agama). Dalam sebuah hadits Rasulullah menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang yang telah mencapai puncak tertinggi dalam ilmu ini, beliau bersabda:

أنَا أعْلَمُكُمْ بِاللهِ وَأخْشَاكُمْ لَ هُ (رَوَا هُ الْبُخَارِيّ )

“Aku adalah orang yang paling mengenal Allah di antara kalian, dan aku adalah orang yang paling takut di antara kalian bagi-Nya”. (HR. al-Bukhari).

Dengan dasar hadits ini maka Ilmu Tauhid sudah seharusnya didahulukan untuk dipelajari dibanding ilmu-ilmu lainnya. Dalam al-Qur’an Allah berfirman:

( فَاعْلَمْ أَنَّه لَا إِلَه إِلَّا اللَّ هُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ (محمد: 19

“Maka ketahuilah (wahai Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan mintalah ampun bagi dosamu juga bagi seluruh orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan”. (QS. Muhammad: 19).

Dalam ayat ini Allah mendahulukan perintah mengenal tauhid di atas perintah istighfâr. Hal ini dikarenakan bahwa mengenal Ilmu Tauhid terkait dengan Ilmu Ushul yang merupakan dasar atau pokok-pokok agama, yang karenanya harus didahulukan, sementara mengucapkan istighfâr terkait dengan Ilmu Furu’ atau cabang-cabang agama. Tentunya tidak dibenarkan bagi siapapun untuk melakukan istighfâr atau melakukan kesalehan lainnya dari amalan-amalan furû’ jika ia tidak mengetahui Ilmu Tauhid atau Ilmu Ushul, karena bila demikian maka berarti ia melakukan kesalehan dan beribadah kepada Tuhan-nya yang ia sendiri tidak mengenal siapa Tuhan-nya tersebut.

Untuk membaca lebih lanjut, silahkan Download di: http://adf.ly/1mJ8XX

Cara Download: 

Bagi yang masih bingung download Link yang diberikan, setelah Link di klik, akan tampil adf ly marketing di pojok sebelah kanan atas ada hitung mundur 5 sd 0 lalu tampil “Skip Add“. Klik Skip Add tersebut

About Abu Fatma

Check Also

Kesesatan Nashiruddin Al Bani

Download E-Book: Kesesatan Nashiruddin Al Bani

Download E-Book: Kesesatan Nashiruddin Al Bani. Judul asli : Tanaqudlaat Albany al-Waadlihah fiima waqoía fi Baca Lanjut

Leave a Reply

%d bloggers like this: